Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Transformasi Besar Menuju Literasi dan Arsip Digital Kabupaten Bogor pada 2027

waktu baca 3 menit
Senin, 2 Nov 2026 14:15 15 POV Indonesia

POVINDONESIA.COM – Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin apel pagi sekaligus bersilaturahmi dengan jajaran Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, Senin (2/11/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran dan kolaborasi perangkat daerah dalam mendorong kemajuan literasi serta tata kelola kearsipan di Kabupaten Bogor.

Rudy Susmanto menegaskan bahwa Dinas Arsip dan Perpustakaan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan suatu wilayah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas pendidikan, budaya literasi masyarakat, serta pengelolaan arsip yang tertata dan modern.

“Mulai 2027, kita ingin melakukan transformasi besar di Dinas Arsip dan Perpustakaan. Kita ingin budaya literasi masyarakat meningkat, digitalisasi arsip seluruh perangkat daerah dipercepat, dan dinas ini menjadi pusat informasi serta dokumentasi sejarah Kabupaten Bogor,” ungkap Rudy.

Ia juga meminta agar Dinas Arsip dan Perpustakaan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi menjadi motor penggerak program literasi dan kearsipan di seluruh perangkat daerah.

Berbagai program peningkatan budaya membaca, termasuk gerakan literasi di lingkungan sekolah, perlu dikolaborasikan agar memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain itu, Rudy menekankan pentingnya membangun sistem arsip digital yang terintegrasi.

Ke depan, Dinas Arsip dan Perpustakaan diharapkan menjadi leading sector dalam penyusunan standar dan pengelolaan arsip digital seluruh perangkat daerah, sehingga data dan dokumen pemerintahan dapat diakses secara lebih cepat, tertata, dan akuntabel.

Tidak hanya itu, Rudy Susmanto juga menginginkan gedung Dinas Arsip dan Perpustakaan dikembangkan menjadi pusat edukasi sejarah Kabupaten Bogor. Berbagai dokumen penting dan rekam jejak perjalanan Kabupaten Bogor diharapkan dapat dihimpun, dilestarikan, serta disajikan sebagai sumber pengetahuan bagi generasi mendatang.

“Kalau ingin mengetahui perjalanan Kabupaten Bogor sejak awal berdiri hingga hari ini, ke depan semuanya bisa dipelajari di Dinas Arsip dan Perpustakaan. Gedung ini harus mampu bercerita tentang sejarah dan perjalanan daerah kita,” tambahnya.

Bupati Bogor juga meminta jajaran terkait untuk mengevaluasi dukungan kelembagaan, fasilitas kerja, serta kesetaraan hak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Arsip dan Perpustakaan. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada perangkat daerah yang dipandang hanya sebagai pelengkap, karena setiap OPD memiliki kontribusi penting dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Menurutnya, pembahasan APBD Tahun Anggaran 2027 yang tengah berjalan menjadi momentum penting untuk menyiapkan program dan kebijakan transformasi tersebut. Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Dinas Arsip dan Perpustakaan untuk lebih aktif menyampaikan gagasan, memperkuat kolaborasi, dan mengambil peran dalam mewujudkan perubahan.

“Pemerintah Kabupaten Bogor membutuhkan Dinas Arsip dan Perpustakaan untuk berada di garda terdepan. Saya yakin Bapak dan Ibu memiliki banyak potensi dan ide. Mari kita bergerak bersama, membangun Kabupaten Bogor dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

LAINNYA