
Foto: Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan. (Dok: Ist).
Bogor, POVIndonesia.com- Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan mengajak seluruh insan olahraga serta masyarakat Kabupaten Bogor untuk tetap bijak dan berpikir positif dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terkait proses penyidikan yang dilakukan oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ia mengajak masyarakat untuk mendukung dan wajib menghormati setiap proses penegakan hukum yang sedang berjalan.
“Namun kita juga harus bijak dalam menerima semua informasi yang beredar, serta tidak mudah tergiring oleh setiap opini-opini negatif yang belum bisa dipastikan kebenarannya,” ujar Arif Rochmawan dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, bahwa apa yang dilakukan oleh tim anti rasuah sudah tepat.
“biarkan proses hukum berjalan secara objektif sesuai dengan ketentuan dan kewenangan masing-masing lembaga penegak hukum,” ungkapnya.
Arif juga mengajak masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya proses hukum secara adil, transparan, profesional, dan proporsional kepada Aparat Penegak Hukum yang berwenang,
”Mari kita hindari opini-opini yang dapat mencederai prinsip keadilan dan merugikan pihak-pihak terkait sebelum adanya putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap mewaspadai upaya penggiringan opini negatif yang sengaja dibangun untuk merusak kepercayaan publik.
“Kita harus berhati-hati kepada penggiringan opini negatif yang pada akhirnya dapat merugikan keberlangsungan jalannya pembangunan dan pelayanan publik yang saat ini memang menjadi komitmen utama pemerintah Kabupaten Bogor yang di pimpin oleh Bapak Rudy Susmanto,” ucapnya.
Ia mengajak, setiap informasi yang beredar perlu disikapi secara bijak dan tidak langsung dipercaya maupun disebarluaskan sebelum terverifikasi.
“Terlebih lagi kita juga harus tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dalam menyikapi proses hukum yang sedang berlangsung di Kabupaten Bogor,’ katanya.
Arif menambahkan bahwa kewaspadaan tersebut bukan berarti masyarakat harus menutup diri terhadap informasi. Namun harus selalu mengedepankan fakta, verifikasi, dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
”Semoga situasi Kabupaten Bogor tetap kondusif, tetap guyub, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan pembangunan yang saat ini tengah berjalan,” pungkasnya.***