
Bogor, POVIndonesia.com – Pemerintah Kabupaten Bogor terus berkomitmen meningkatkan kualitas implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi hasil. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, pada kegiatan Internalisasi SAKIP dengan tema Penguatan Peran, yang digelar di Ole Suites Hotel, Kecamatan Babakan Madang, Jumat (8/5/2026).
Sekda Ajat menegaskan bahwa implementasi SAKIP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan sistem manajemen kinerja terintegrasi yang mencakup seluruh siklus pemerintahan, mulai dari perencanaan strategis, perencanaan manajerial, hingga pengendalian operasional.
Pada aspek perencanaan strategis, perangkat daerah dituntut mampu merumuskan visi, misi, tujuan, dan sasaran pembangunan secara jelas dan terukur. Sementara pada tahap perencanaan manajerial, seluruh sasaran strategis harus diterjemahkan ke dalam program, kegiatan, penganggaran, serta indikator kinerja yang selaras di setiap level organisasi.
Adapun pada tahap pengendalian operasional, diperlukan penguatan monitoring, evaluasi, manajemen risiko, serta tindak lanjut perbaikan secara berkelanjutan agar pelaksanaan program berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
“SAKIP harus menjadi instrumen utama untuk memastikan setiap sumber daya pemerintah digunakan secara optimal demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sekda menekankan pentingnya budaya kerja yang berorientasi hasil, serta integrasi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengukuran, pelaporan, evaluasi, dan tindak lanjut kinerja secara konsisten. Penguatan ini juga harus didukung penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan manajemen risiko yang baik.
Capaian SAKIP Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini berada pada kategori B. Kondisi tersebut menjadi motivasi bersama untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan manajemen kinerja dengan target peningkatan menuju kategori BB.
Ia menegaskan pentingnya peran aktif seluruh kepala perangkat daerah serta camat dalam membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran, tetapi pada capaian hasil dan manfaat bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bogor berharap melalui penguatan ini, terbangun sinergi yang lebih kuat dalam mewujudkan akuntabilitas kinerja pemerintahan yang lebih baik, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bogor.