Pemkab Bogor Dukung Upaya Peningkatan Budaya Literasi Sejak Dini

waktu baca 3 menit
Minggu, 26 Apr 2026 19:37 1 POV Indonesia

Bogor, POVIndonesia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendukung upaya peningkatan budaya literasi sejak usia anak-anak. Salah satunya melalui ajang Duta Pustaka Cilik tingkat Jawa Barat tahun 2026, yang diselenggarakan Yayasan Romasenta Art Gallery berkolaborasi Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Ahad (26/4).

Duta Pustaka Cilik Jawa Barat adalah sebuah ajang pemilihan untuk anak-anak berbakat, yang berfokus pada pengembangan literasi, seni, dan budaya, khususnya di daerah Jawa Barat. Para finalis selain diuji (Tes Tertulis & Wawancara), mereka juga diasah kemampuannya (Public Speaking), terkait pengetahuan literasi mereka di hadapan para dewan juri dan tamu undangan yang hadir di acara tersebut. Salah satu dewan juri berasal dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor.

Perwakilan Diskominfo Kabupaten Bogor, Mega Puspasari, menyampaikan bahwa ajang ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menumbuhkan minat baca dan semangat belajar sejak anak-anak. Ia menilai, penyelenggaraan yang telah memasuki tahun ketiga ini menunjukkan adanya perkembangan positif, baik dari sisi kualitas maupun ragam kategori perlombaan.

“Duta Pustaka Cilik diharapkan dapat menjadi motor penggerak budaya literasi di tengah masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi bagi teman-temannya untuk gemar membaca dan aktif memanfaatkan fasilitas perpustakaan,” ujar Mega.

Ia juga berharap, para peserta yang terpilih nantinya mampu membawa nama baik Jawa Barat hingga ke tingkat nasional, serta mendorong semakin banyak anak-anak Kabupaten Bogor untuk berani tampil dan berprestasi.

Ketua Yayasan Romasenta Art Gallery, Febiola menjelaskan bahwa program Duta Pustaka Cilik merupakan bagian dari upaya menjaring generasi muda usia 10 hingga 15 tahun yang memiliki minat di bidang literasi. Para peserta akan dibina untuk menjadi garda terdepan dalam mengkampanyekan budaya membaca dan kecintaan terhadap perpustakaan.

“Program ini hadir sebagai respons terhadap kondisi literasi di Indonesia yang masih perlu ditingkatkan. Kami ingin melahirkan sosok-sosok pionir yang mampu menginspirasi teman sebayanya untuk terus belajar dan berkembang,” jelasnya.

Febiola juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap para pegiat literasi, termasuk penyelenggaraan Duta Pustaka Cilik yang tahun ini digelar di Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah.

Duta Pustaka Dewasa Jawa Barat 2025, Frida menilai, kegiatan tersebut sangat penting karena mampu membentuk karakter anak sejak dini sekaligus menjadi ajang bergengsi yang bermanfaat bagi masa depan bangsa.

“Sejak kecil mereka sudah dilatih untuk percaya diri, berwawasan, dan berkontribusi dalam meningkatkan literasi. Ini sangat positif untuk masa depan,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, untuk Kabupaten Bogor, saya melihat saat ini sudah banyak sekali perkembangan yang terjadi. Saya berharap kedepannya Kabupaten Bogor bisa terus berbenah, semakin maju, dan berkembang.

“Selain itu, saya juga berharap anak-anak muda di Kabupaten Bogor semakin semangat dalam meraih mimpi dan berprestasi,” katanya.

Hal senada disampaikan Duta Pustaka Cilik Jawa Barat 2025, Kinativa. Ia mengapresiasi penyelenggaraan ajang ini yang dinilai mampu mewadahi potensi anak-anak di bidang literasi dan kepustakaan.

“Keberlanjutan program dengan evaluasi yang berkelanjutan akan semakin meningkatkan kualitas kegiatan serta menjaring lebih banyak generasi muda berbakat,” ujarnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, ajang Duta Pustaka Cilik Jawa Barat 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan generasi berprestasi, tetapi juga memperkuat ekosistem literasi di daerah, khususnya di Kabupaten Bogor.

LAINNYA