Menteri Nusron dapat Pesan dari Presiden: Sederhanakan Perizinan dan Pengadaan Lahan

waktu baca 2 menit
Jumat, 13 Jun 2025 11:53 132 POV Indonesia

Jakarta, POVIndonesia.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto hadir dalam penutupan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025, yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (13/06).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan, komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur nasional dengan penyederhanaan regulasi serta kolaborasi lintas sektor.

“Kita akan sederhanakan perizinan dan proses pengadaan lahan. Kita akan perkuat kerja sama pemerintah dan badan usaha swasta, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ujar Presiden Prabowo dihadapan lebih dari 7.000 peserta dari 33 negara yang hadir dalam ICI 2025.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kepastian hukum merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan iklim investasi dan usaha yang sehat. “Kita akan tertibkan. Kita akan tegakkan hukum. Hanya dengan kepastian hukum, hukum yang benar, iklim usaha akan berkembang dengan baik,” tegas Presiden Prabowo.

Di pihak lain, selaku inisiator ICI 2025, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan siap bekerja mewujudkan arah pembangunan sesuai pesan Presiden Prabowo, yaitu berani dan bervisi kebangsaan yang kuat. Dengan tujuan utama untuk memberikan dampak baik dan nyata pada masyarakat.

“Kami menyebutnya infrastruktur sebagai strategi negara. Maknanya, pembangunan hari ini tidak sekedar kelanjutan, melainkan kebangkitan. Dan rakyat Indonesia bisa melihat jelas, di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita membangun dengan arah keberanian dan visi kebangsaan,” pungkas Menko IPK AHY.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyebut dapat Pesan dari Presiden.

“Bapak Prabowo minta Kementerian ATR/BPN untuk Sederhanakan Perizinan dan Pengadaan Lahan,”ungkap MenteriNusron***

LAINNYA