
BOGOR, POVINDONESIA.COM – Miris, dilansir dari laman Media Sosial (Medsos) Lapor Pak Bupati (Bogor), memperlihatkan kondisi SDN Tegal Benteng, Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu, yang sangat memprihatinkan lantaran ruang kegiatan belajar mengajar (KBM) tak layak dan disebut-sebut membuat ketidaknyamanan para siswa saat pelaksanaan KBM berlangsung sehari-harinya.
Terlihat, dalam video tersebut yang menyebutkan bahwa SDN Tegal Benteng, dimana sekolah plat merah yang memiliki tujuh (7) Ruang Kelas Belajar (RKB) dengan kondisi lantai tanpa keramik akibat kerusakan parah hingga berpasir atau berdebu.
Bahkan, ketujuh RKB yang ada disinyalir bagian atap tanpa adanya plafon seperti sekolah negeri pada umumnya.
“Pak Dedi (Gubernur Jawa Barat, red) gimana ini sekolahan saya, di SDN Tegal Benteng, Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor. Coba lihat bangunannya tidak layak, dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” ujar suara perempuan yang memvideokan kondisi SDN tersebut yang di posting dilaman medsos Lapor Pak Bupati, Kamis (04/09/25).
Sementara itu, narasi dalam video yang mengatasnamakan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, mengklaim jika SDN Tegal Benteng yang dimaksud kini sedang dalam proses rehabilitasi dengan di tiga lokal ruang kelas belajar.
Sementara, empat lokal RKB lainnya juga akan dilakukan perbaikan yang sama.
Dimana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan bahwa SDN Tegal Benteng, telah masuk dalam program rehabilitasi melalui anggaran perubahan 2025.
Dengan langkah ini, lanjut narasi dalam video itu, diharapkan para siswa dapat segera belajar diruang kelas lebih layak dan lebih nyaman.