Bupati Rudy Instruksikan Gerakan 1 ASN Tanam 1 Pohon: Sebagai ibadah Untuk Generasi yang akan Datang 

waktu baca 2 menit
Jumat, 15 Agu 2025 15:05 84 POV Indonesia

Cibinong Bogor, POVIndonesia.com -Bupati Bogor, Rudy Susmanto menginstruksikan gerakan 1 Aparatur Sipil Negara (ASN), 1 pohon dan 1 pegawai BUMD, 1 pohon.

Gerakan penanaman pohon dan pembuatan lubang biopori dilakukan secara serentak di seluruh kantor perangkat daerah dan BUMD se-Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto Bersama Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade didampingi Sekretaris Daerah, para Asisten, staf ahli, perwakilan kepala perangkat daerah dan direktur BUMD melaksanakan penanaman secara simbolis di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Jumat (15/8). Serta diikuti seluruh jajaran perangkat daerah dan BUMD.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan penanaman pohon hari ini dimulai oleh jajaran ASN dan pegawai BUMD se-Kabupaten Bogor.

“Kita semua bergotong royong menyumbangkan pohon jadi tidak menggunakan APBD. Ini juga sebagai ibadah, karena satu pohon bisa mewariskan manfaat yang luar biasa untuk generasi yang akan datang,” ujar Rudy.

Ia juga meminta kepada seluruh ASN di Kabupaten Bogor yang jumlahnya sekitar 25 ribu orang untuk ikut menanam pohon.

“Satu ASN menanam satu pohon yang ditanam di sekitar halaman kantornya masing-masing,” ungkapnya.

Ia menerangkan, jika halamannya sudah tidak cukup untuk ditanami, maka kirim pohonnnya ke Bappedalitbang untuk didistribusikan secara merata. Sehingga ketika kita punya konsep membuat hutan kota, lingkungan sekitar kita harus dihijaukan dulu. Untuk di perkotaan saya minta ditanam tanaman buah.

“Sehingga dalam kurun waktu dua atau tiga tahun kedepan, bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dari sisi ekonomi dan ketahanan pangan, sementara di wilayah pegunungan atau resapan air, kita menggunakan tanaman-tanaman yang memiliki akar kuat dan mampu menyerap air dengan baik,” ucapnya.

Ia menambahkan, berikutnya seluruh perangkat daerah lingkup Kabupaten Bogor wajib memiliki tempat pengelolaan sampah sendiri. Dimulai dari kantor dinas, kantor kecamatan, nanti secara bertahap juga masuk ke seluruh sekolah, desa dan kelurahan se-Kabupaten Bogor.

“Sehingga sebelum kami mengeluarkan kebijakan untuk masyarakat umum terkait penanganan persoalan sampah, kita sendiri selaku pemerintah daerah memberikan contoh, dengan melakukannya terlebih dahulu,” tegasnya.***

LAINNYA