Berkat Upaya Pencarian Tim Relawan, Jasad Staf Desa Cilebut Timur Bogor Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Laut Pantai Selatan

waktu baca 3 menit
Selasa, 20 Jan 2026 10:59 35 POV Indonesia

SUKABUMI, POVINDONESIA.COM – Innalillahi Wa Innailaihi Raji’un, kabar duka menyelimuti Pemerintahan Desa (Pemdes) Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Selasa (20/01/26).

Pasalnya, salah satu staf terbaiknya bernama Angga Andiyansyah (29) sekaligus anak kandung dari eks Kepala Desa (Kades) almarhum (alm) Arwanih Bin Enoh (BE) alias Bahir periode 2014-2020, yang sebelumnya dikabarkan hanyut terseret arus ombak pantai selatan Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (18/01) sekitar pukul 09.30 WIB, kini ditemukan meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun dari tim Badan SAR Nasional (Basarnas) dan relawan Anggota Karang Taruna (Katar) Desa Cilebut Timur, mengemukakan bahwa penemuan jasad aparatur pemerintahan desa Ciltim itu berawal ditemukan oleh seorang nelayan setempat yang tengah mencari ikan ditengah laut pantai sunset, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Saat itu, sekira pukul 08.00 WIB penduduk setempat yang tengah melakukan pencarian Ikan di pantai selatan tiba-tiba tak sengaja melihat sesosok jasad manusia yang terbujur kaku mengambang di tengah laut tersebut.

Mendapat informasi itu, Basarnas Kabupaten Sukabumi yang berjumlah delapan (8) personel langsung mendatangi lokasi penemuan korban hanyut dengan menggunakan perahu karet untuk dilakukan evakuasi terhadap jenazah.

Tak butuh waktu lama, berselang 57 menit atau sekitar pukul 08.57 WIB tim Basarnas setempat berhasil mengevakuasi korban hanyut ke daratan, dan langsung dilarikan ke RSUD Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, untuk dilakukan penanganan dan pengecekan terhadap korban sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku terhadap korban hanyut yang terseret arus ombak pantai selatan.

Tim Basarnas yang Tengah Mengevakuasi Jenazah Korban Terseret Arus Ombak Pantai Sunset, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, korban merupakan Staf Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, yakni Angga Andiyansyah (30).

Tim Basarnas yang Tengah Mengevakuasi Jenazah Korban Terseret Arus Ombak Pantai Sunset, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, korban merupakan Staf Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, yakni Angga Andiyansyah (30).

“Alhamdulillah kepada semuanya, kepada tim relawan semuanya Alhamdulillah,” ujar salah satu relawan yang ikut melakukan pencarian korban terseret arus ombak pantai Sunset Sukabumi, yang dikenal sebagai pak RT Syahrul wilayah RW 02, yang sekaligus merupakan kader Karang Taruna Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor dengan 6 relawan lainnya, dilokasi pencarian.

Ia melanjutkan, bahwa terhadap jasad staf Desa Ciltim, Kabupaten Bogor, bagian urusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) itu terlebih dahulu dilarikan ke RSUD Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, untuk dilakukan proses sesuai aturan yang berlaku dan selanjutnya dibawa ke kediaman korban di wilayah Kampung Cilebut Lebak, RT 04 RW 04, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Bogor.

“Baru sampai RSUD Pelabuhan dulu semua, dan abang-abangku semua. Proses dulu,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, kabar duka menyelimuti Kepala Desa Cilebut Timur (Kades Ciltim), Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, yakni Muchtar Kelana.

Bagaimana tidak, sang adik bernama Angga Andiyansyah 29 tahun yang tengah berlibur akhir pekan di Pantai Selatan Kabupaten Sukabumi itu, tiba-tiba terseret arus pantai sunset, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (18/01/26) sekira pukul 09.30 WIB.

Angga Andiyansyah yang diketahui merupakan staf desa Ciltim ini, dirinya tak sendiri saat arus pantai selatan itu menyeret dirinya, melainkan bersama rekannya bernama Muhammad Alpiandi (28).

Menurut dari kronologi yang disampaikan Kapolsek Cisolok, Polres Sukabumi, AKP Bayu Saeful Bahari mengatakan, bermula pada Minggu 18 Januari 2026 sekira pukul 09.30 WIB, wisatawan asal Kabupaten Bogor ini bermain di lokasi pantai Sunset tepatnya belakang Villa Philita Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, sebanyak kurang lebih tiga (3) orang.

Ketiganya, lanjut dia, bermain dipesisir pantai sunset, karena kurang hafal situasi arus laut pantai dan secara spontan wisatawan terseret ombak sekitar kurang lebih sejauh lima meter dari bibir pantai.

LAINNYA