ANTAM UBPE Pongkor Bersinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH dalam Tanggap Bencana Sumatera

waktu baca 2 menit
Minggu, 7 Des 2025 11:00 44 POV Indonesia

Bogor, POVIndonesia.com – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor memperkuat komitmen penanganan bencana dengan menjalin sinergi bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Kolaborasi strategis ini bertujuan memperluas cakupan dan dampak bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah Sumatera.

Sinergi ini telah diwujudkan melalui serangkaian aksi nyata yang terkoordinasi dan sebagai bentuk dukungan teknis, ANTAM UBPE Pongkor dan KLH/BPLH memberikan bantuan alat komunikasi satelit untuk operasi darurat di Aceh.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Sayid Muhadar, Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Wilayah Pesisir dan Laut KLH/BPLH, selama kunjungan kerja di Langsa, Aceh, pada Kamis (4/12/2025).

Alat komunikasi ini menjadi infrastruktur kritis untuk mendukung koordinasi di lokasi-lokasi yang mengalami gangguan jaringan telekomunikasi.

Kerja sama berlanjut dalam pendistribusian bantuan logistik secara terpadu. Di bawah koordinasi KLH/BPLH, ANTAM UBPE Pongkor menyerahkan bantuan logistik berupa sembako, obat-obatan, perlengkapan ibadah, serta kebutuhan spesifik bayi dan perempuan.

Proses serah terima dilaksanakan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pada 6 Desember 2025. Bantuan diserahkan oleh Ayu Wina, Manager CSR PT ANTAM Tbk, kepada Rosa Vivien Ratnawati, Sekretaris Utama KLH/BPLH, untuk selanjutnya diintegrasikan ke dalam sistem logistik nasional melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), guna memastikan distribusi yang tepat sasaran ke daerah terdampak.

“Kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH dalam respon bencana ini merupakan contoh konkret kemitraan strategis antara BUMN dan kementerian/lembaga pemerintah,” ujar Agustinus Toko Susetio, Java Region ER & CSR Subdivision Head ANTAM melalui keterangan nya, Minggu (07 Desember 2025).

Sinergi ini, lanjutnya, memungkinkan bantuan tersalurkan melalui jalur terintegrasi, terukur, dan langsung menyentuh titik-titik yang paling membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KLH/BPLH yang berinisiatif menggandeng ANTAM dan perusahaan-perusahaan lainnya yang memiliki kepedulian yang sama dalam penanggulangan bencana,” ucap Agustinus.

Ia mengungkapkan, di samping dukungan logistik dan peralatan, personel tim tanggap bencana ANTAM dari berbagai unit bisnis juga terus bertugas di lapangan, termasuk di Kabupaten Agam (Sumatera Barat), Aceh Tamiang, dan Batang Toru (Sumatera Utara), di bawah koordinasi Kementerian ESDM.

“Kerja sama ANTAM dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH dan Kementerian ESDM mencerminkan pendekatan respons kebencanaan yang terpadu dan berjejaring, dengan mengombinasikan kapasitas operasional perusahaan dengan otoritas dan jaringan koordinasi kementerian untuk mendukung upaya pemerintah dalam menghadapi bencana,” pungkasnya.***

LAINNYA